Di Balik Tembok Keraton

9dibalikkeraton

PADA 1824 terjadi kehebohan di Keraton Surakarta. Seorang selir, dengan memainkan peran maskulin, kedapatan berhubungan seks dengan selir lainnya. Pakubuwono V juga menemukan para selirnya melakukan masturbasi bersama dengan menggunakan lilin yang dibentuk seperti alat kelamin laki-laki.

Sejak itu dia tak memperbolehkan para selirnya tidur dalam ruang tertutup. Dia memerintahkan agar para selirnya tidur di depan kamarnya setiap malam. Mereka berbaring berjajar dalam masing-maisng berjarak enam kaki. Pakubuwono V rupanya khawatir para selirnya akan lebih menyukai bentuk aktivitas seksual “alternatif” itu alih-alih berhubungan dengan laki-laki.

Skandal itu, sebagaimana dikutip Saskia Wieringa dan Evelyn Blackwood dalam antologiHasrat Perempuan, dicatat penerjemah Belanda yang dekat dengan kalangan keraton Surakarta, JW Winter, pada 1902. Continue reading

Benarkah 6 Masakan Lezat Ini Berasal Dari China?

Tak diragukan lagi, Indonesia memang gudangnya wisata kuliner. Setiap daerah memiliki kuliner khas masing-masing. Salah satunya, masakan rendang dari Padang yang pernah dinobatkan menjadi masakan paling enak di dunia.

Penelitian Bapak Denys Lombard, dalam bukunya yang berjudul ‘Nusa Jawa : Silang Budaya’ mengatakan bahwa banyak makanan Indonesia berasal dari Negeri Tiongkok (China). Beberapa diantaranya sering kita temui hampir di seluruh penjuru Nusantara.
images (40)

Berikut 6 makanan yang ada di Indonesia berkat etnis Tionghoa :

Continue reading

Pelestarian Budaya Lewat Proyek Repatriasi

Pamuji rahayu <3 ,

Negara yang besar adalah negara yang bisa melestarikan Seni dan Kebudayaan-nya.

Repatriasi adalah pengembalian benda-benda kuno dan dokumen-dokumen ke negara atau komunitas di mana benda-benda dan dokumen-dokumen tersebut didapatkan. Repatriasi menjadi pemikiran para penata arsip dan para ahli museum di masa kini karena mereka berharap koleksi-koleksi yang telah mereka atur dan lestarikan akan berguna bagi para individu dan komunitas yang berkehendak menciptakan sebuah masa depan baru.

Kita sedang hidup dalam sebuah era penuh perubahan berskala besar dalam bidang politik, ekonomi, teknologi dan budaya. Tentunya warisan pusaka seni-budaya ini menjadi sebuah ketertarikan besar bagi komunitas-komunitas lokal di mana benda-benda bersejarah tersebut berasal dan didapatkan pada mulanya.

images (47) Continue reading

Bintang Perang Surabaya

“Perang terdahsyat yang pernah dihadapi Inggris selepas Perang Dunia Kedua. Banyak tokohnya yang dilupakan.” (Oleh: Bonni Triyana)

images (36)

SABTU, 30 Oktober 2011, saya diundang Soemarsono, tokoh pemuda dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, untuk hadir dalam perayaan hari lahirnya yang ke-90 tahun. Pada usia yang sudah senja itu Soemarsono masih terlihat bugar, selalu tersenyum menerima tamu. Tamunya datang dari beragam kalangan, sebagian besar kawan-kawan semasa perjuangannya. Dalam kesempatan itu saya berjumpa dengan Utomo Darmadi, adik kandung Supriyadi, pemimpin pemberontakan di Blitar yang kemudian hilang tak tentu rimbanya.

Utomo menolak mentah-mentah pengakuan Andaryoko Wisnuprabu dari Semarang yang mengaku sebagai kakaknya. “Kakak saya langsung dieksekusi Jepang setelah memimpin pemberontakan itu. Saya tahu siapa yang berkhianat. Dia jadi petinggi di zaman Orde Baru,” kata Utomo. Sejarah memang tak identik dengan pahlawan saja, selalu ada kisah tentang penghianatan.

Continue reading

Profesor mBilung dan Godaan Kepemimpinan

Berawal dari tulisan-tulisan yang secara rutin muncul seminggu sekali, PM Susbandono mengulik berbagai macam pemikiran. Buku ini menyajikan bunga rampai pemikiran di bidang kepemimpinan yang merambah berbagai sisi kehidupan. Kepemimpinan, dalam pemikiran praktisi sumberdaya manusia ini, terlibat secara intim dengan dunia keseharian: tentang bagaimana menanggapi soal pendidikan, rencana hidup, pencarian jati diri, persoalan politik, dan lain sebagainya. Dituliskan dengan gaya ringan dan kadang jenaka, banyak inspirasi ada di sini. Teori-teori kepemimpinan melebur dengan racikan yang pas, tanpa menggurui, logis, cerdas, dan membumi.

Kita akan menemukan banyak ide kreatif soal kepemimpinan di sini sebagai bekal renungan terhadap diri sendiri. Buku ini sangat cocok bagi para pemimpin, calon pemimpin, atau bahkan bagi penikmat buku manajemen tanpa harus mengerutkan dahi dan tanpa kehilangan esensi.

Ini adalah buku kumpulan esai inspiratif yang disusun oleh Bapak PM Susbandono setelah “Anjing Hachiko” yang terbit bulan November 2011. buku kedua yangmemuat tidak kurang dari 30 kisah inspiratif ini menambah khasanah kearifan, pertama-tama bagi penulisnya, dan berikutnya bagi kita semua yang membacanya. Continue reading

Belasungkawa Untuk KSM

Duh Gusti… Tumut nandang duhkito,

Telah berpulang ke haribaanNYA, bapak Totok Joko Winarto atau Ki Sondong Mandali (KSM), pada pukul 15.21.37 hari Rabu Pon, tanggal 21 Oktober 2015.

ksmedit1

Masyarakat pencinta budaya Jawa merasa kehilangan, pengetahuan beliau luas, catatannya rapi autentik. Beliau menulis buku ‘Bawarasa Kawruh Kejawen’, ‘Falsafah Ngelmu Urip’ dan ‘Menelisik Ideologi Panunggalan Jawa’, serta tulisan ‘Gerakan Renaissance Jawa’. Dan beliau juga bersedia meluangkan waktunya untuk mengasuh rubrik-rubrik tersebut di blog pendopo sekar ini.

Sebagai seorang pemudi yang masih belajar nguri-nguri budaya Jawa, saya sangat berterima kasih atas inspirasi dan pencerahan-pencerahan beliau. Banyak pemikiran-pemikiran beliau yang membuat para akademis kagum dan tertegun, seperti : panggraita ‘poncoworo’ yang amat strategis dalam kehidupan berbudaya Jawa, jaringan keekonomian, komunikasi rakyat, filosofi, dan sistem bilangan ‘desimal’ dalam penanggalan yang meliputi ‘Candra Sangkala’.

Banyak panggraita-panggraita KSM yang perlu penelitian lebih lanjut, karena hakekatnya berasas nalar akademis. Sungguh suatu kebanggaan dan kehormatan bisa dibimbing langsung oleh beliau. Continue reading

Lebih Dekat Dengan Sosok SP

Duh judulnya dan isinya kok nggak nyambung ya? ^_^…

Para sederek sedoyo, ini adalah buku karangan mas Rudie Chakil aka mas Nurkahuripan :)

Iya, terinspirasi sosok SP, beliau menuangkannya lewat sebuah karya ‘Indie’ atau independent. Indie sendiri bisa dimaknai sebagai bebas mandiri, mulai dari pembuatan karya sampai pemasaran dikerjakan sendiri.

Nah, seperti apa sih isi tulisan buku yang mengulas tentang sosok SP? berikut cuplikannya… Continue reading

Formula Hidup Bejo

BUKU TERBARU: FORMULA HIDUP BEJO

Oleh P.B. Susetyo dan S.H. Dewantoro

Melalui percakapan antara Sie Koeng Gembloeng dengan Sie Cah Mbeling dan sosok lain dari berbagai latar belakang, dibabarkan jawaban atas berbagai misteri kehidupan, seperti: Apakah sorga dan neraka itu ada? Apakah sejatinya dosa? Apakah ngraga sukma, dan apa resikonya jika kita melakukan itu? Apa yang dimaksud dengan moksa? Apakah benar dalam ajaran Jawa Kuno terdapat perintah memberi sesaji kepada leluhur dan padanyangan?

Bagi siapapun yang membacanya, buku ini akan mengguncang nalar. Setelah itu, pembaharuan hidup menjadi sebuah kepastian.

AWAS, BUKU INI BISA BIKIN BEJO!

11169537_10206717452483604_2790170205989366270_o

Buku ini tidak sekadar memuat rangkaian aksara yang memberi makna. Tapi buku ini memancarkan energi penyadaran, yang menghentakkan nalar yang selama ini sering diselimuti ilusi. Dan muara dari semua itu, buku ini benar-benar bisa membuat bejo siapapun yang membacanya.

Tidak perlu percaya, buktikan saja……. Continue reading

Sabda Raja Untuk Calon Putri Mahkota Mataram

Pamuji rahayu,

Sebuah ‘Babak’ baru dalam kancah tatanan politik, adat dan budaya di Nusantara tepatnya dari tanah Mataram atau Daerah Istimewa Yogyakarta telah ‘lahir’.

Tentu saja ini merupakan suatu fenomena yang sangat menarik terlebih dinamika kepemimpinan ‘Raja’ dan ‘Ratu’ selama ini selalu di dominasi oleh kultur Paternalistik.

Sepanjang sejarah Nusantara pernah di pimpin oleh wanita di era Ratu Sima dan Tri Bhuana Tungga Dewi, Namun siapa sangka di era modern ini seorang pemimpin wanita bisa di munculkan kembali di tengah kebijakan paham suatu agama yang sangat ketat masih mendominasi tanah air.

Bagaimanakah detik-detik yang dramatis itu terjadi dalam waktu yang singkat?… Tidak ada hal yang tak mungkin. Mari kita simak proses perjalanannya :)

Continue reading

“Berkomunikasi” Dengan Raja & Ratu Majapahit

Agaknya tidak sulit untuk melakukan komunikasi dengan raja-ratu Majapahit bila kita mengerti maksud dari berkomunikasi tersebut. Akan tetapi tampaknya juga mustahil untuk berkomunikasi dengan raja atau ratu dari masa Majapahit yang berkembang pada abad ke-13 hingga 15 M tersebut. Secara supranatural mungkin itu sah-sah saja disebut dapat “berkomunikasi” dengan raja atau ratu Majapahit, namun tulisan ini bukanlah dalam kajian semacam itu. Bahkan tidak menyinggung sama sekali mengenai mahluk astral yang ada di Museum Nasional.

Iya, raja dan ratu Majapahit ada di Museum Nasional, persisnya di dalam ruang arca di gedung lama. Memang bukan raja dan ratu sungguhan melainkan hanya arca perwujudan dari Raja Majapahit yang pertama, yakni Krtarajasa Jayawardhana serta arca perwujudan Ratu Majapahit, yakni Tribhuwana Tunggadewi. Krtarajasa Jayawardhana diwujudkan dalam bentuk arca Harihara, sedangkan Tribhuwana Tunggadewi dalam bentuk arca Parwati. Apabila kita menilik kembali kedua tokoh tersebut, maka tidak ada hal lain kecuali tentang pendirian Kerajaan Majapahit dan Ibunda Hayam Wuruk, raja tersohor Majapahit. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 66 other followers