46936_629912070359131_232206284_nHhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaa…. ono opo mlayu-mlayu Salindri mbakyuku?….

Mongso barang Ballawa… aku bakal di rudoparipekso ngalanggat katresnane raden rupa kenca…

Hhaaaaa kon rene kon nembung aku….. mengko urusane karo aku…

Ballowo… amung kowe wong lanang sing sanggup mayungi senggarane Salindri. Yo mung kowe… sing pinter nutupi lan nyirnaake nyenyamahe si laknat rupokenco lan kencorupo.

Wwwwaaaaaaaaa… endi panggonane bajingan loro kuwi tak juwing juwinge kuwandane…….

Sing ngati-ati Ballawaaaaaa……

Dok pyeeeeeeeeeeng……..oooooooooooooooooooooooooooo…

Wayang niki gegambaran wewayangane wong urip, Ono sing apik yo ono sing olo. Galang ora keno ndelikake, keporo kudu nuduhake iki sing becik lan iki sing luput. Gumantung saringane dhewe-dhewe. Yen misuh, werdine misuhi barang sing olo.

………………………………………………………………

Ngapunten, nuwunsewu, kagem poro kadang lan pinisepuh, topik meniko mbabar bab ‘rudoparipekso’ utawi kasus ‘pemerkosaan’…

lalat_bukan_lebah

“Apakah lalat memang tak boleh hinggap ke sebuah bunga?… Ataukah memang hanya kumbang dan lebah yang boleh memonopoli kelopaknya?”…

Dan kalau ternyata lalat memang suatu kali berani-berani menentang takdirnya – jika itu memang bukan takdirnya untuk hinggap ke sebuah bunga, apakah kumbang dan lebah kemudian akan mengadu kepada ayah, ibu dan atau Tuhannya?…

***

Ada suatu penelitian yang menarik, para peneliti dari University of East Anglia (UEA) mempelajari bagaimana tubuh lalat betina, Drosophila melanogaster merespons sperma dan air mani yang dilepaskan oleh lalat jantan.

Mereka menemukan bahwa satu protein yang ditemukan dalam air mani menghasilkan berbagai tanggapan di banyak gen pada betina, pada waktu yang berbeda dan di berbagai bagian tubuh betina setelah berhubungan seks.

Telah diketahui bahwa protein cairan mani ditransfer dari laki-laki saat kawin menimbulkan efek yang luar biasa pada betina – termasuk sel telur, imunitas, pola makan dan tidur, keseimbangan air dan penerimaan seksual.

Tim menguji efek dari satu protein cairan mani yang misterius itu, yang dikenal sebagai “seks peptide”, protein tersebut mampu mengubah ekspresi yang luar biasa dari banyak gen pada betina, baik di waktu yang berbeda dan di berbagai bagian tubuh betina.

Ada perubahan signifikan untuk gen yang terkait dengan perkembangan telur, embrio genesis awal, imunitas, nutrisi penginderaan, perilaku dan yang tak terduga adalah phototransduction (jalur saraf yang terlibat dalam penglihatan).

Ini menunjukkan bahwa protein air mani adalah “master regulator ” yang pada akhirnya bahwa laki-laki secara efektif memiliki pengaruh langsung dan global pada perilaku dan sistem reproduksi betina. Efek tersebut juga dapat terjadi dibanyak spesies.

Dengan demikian, perilaku lalat telah memberikan wawasan kunci ke dalam pengembangan ornamen seksual, faktor genetik yang mempertahankan fitur morfologi seperti, seleksi seksual dan prinsip handicap.

spermalalat

Para Pria yang suka melecehkan mungkin tak menyadari bahwa ia bukan tidak mungkin telah terkontanimasi gen kromosom yang terdapat pada lalat. mereka melakukannya semata karena bagaimana mereka bisa eksis melalui kekuatan seleksi seksual dan seleksi alam ala derajat lalat.

Apa yang menyebabkan laki-laki itu memperkosa dan melecehkan wanita tampaknya tidak memiliki tujuan ilmiah.

Pemerkosaan adalah tentang kontrol, Pria itu mungkin merasa seolah-olah tidak ada yang dapat ia kontrol dalam hidupnya, atau ia mungkin merasa mengambil dan terdegradasi, sehingga merasa ‘jantan’ untuk bertindak. ia akan memperkosa seorang wanita untuk merasa kuat. Hal ini tidak selalu terjadi, tidak ada satu hal yang menyebabkan seorang pria memperkosa seorang wanita, tapi ini adalah alasan seseorang saja, mungkin pada penyalahgunaan obat, memiliki masalah kesehatan mental atau masalah kejiwaan, yang lain memiliki sejarah kebencian dan kekerasan dengan perempuan.

***