“Mbak Dewi, bagaimana menurut pendapat njenengan tentang ISIS itu? Sebaiknya di labrak saja itu ISIS, nggak usah di beri kesempatan apalagi terlalu lunak, kalau di jaman pak Harto mereka pasti sudah di plithes.” …

(*Plithes: melumat atau melindas dengan jari atau kuku, seperti membunuh seekor nyamuk atau semut) images (17) Waduh piye iki jal?!❓ … blog pendopo ini sebisanya hanya fokus tentang budaya dan spiritual Jawa, bukan politik atau ilmu FISIP international.

Tapi baiklah, saya akan mencoba menjawab berbagai isu persoalan sosial, politik, HAM dan hukum dalam perspektive Kejawen : images (18) Bagaimanapun juga mereka adalah saudara sebangsa dan setanah air… “Gusti, ampuni mereka, mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan, mereka hanya korban cuci otak”…

Sebenarnya kalau melihat sepak terjang ‘penetrasi’ islam di Nusantara memang penuh ‘trik trik trik tranda kutrip’ yang tak akan selesai di ceritakan hanya dalam tempo semalam. Jaman dulu belum ada media dan internet, lha kalau kita lihat sejarahnya, Rajanya saja sampai mlayu/ kepancal ke Bali (Blambangan) ya tentu pasti ada penyebab goro-goronya to, selanjutnya islam menjadi brain wash bagi generasinya…

Lalu lihat sekarang, banyak islam di nusantara yang ingin menguasai berbagai sendi bangsa, seperti MUI, PKS, dsb. tak sedikit pula yang ingin menjadikan islam sebagai tuan rumah di bumi pertiwi…. seperti HISBUT TAHRIR, FPI, NII, dst. Bagi ISIS (Islamic State Of Irak And Syria), ini adalah perang ideologi, otaknya tentu dari islam/ produk arab, tapi jangan lupa Indonesia juga banyak yang menjadi operatornya.

Untuk menanggulanginya ya tentu saja kembali ke budaya asli/ jati diri bangsa. kalau agama itu hanya ageman, tapi kalau kita punya kedaulatan spiritual maka budhi luhur adalah ugeman (pedoman).

Mungkin benar kalau ada yang mengatakan bahwa semua yang sedang terjadi ini adalah fenomena ‘gabah diinteri’… atau ‘beras ditapeni’…

download (7)

Maka jangan kaget jika kualitas beras di Nusantara selama ini ternyata hampir separuhnya hanya mengandung las gabah (agama kulit), Seperti yang sudah jelas terlihat di pesta demokrasi beberapa waktu lalu, dimana semua gabah bermunculan ke permukaan dan yang asli beras berkumpul dengan beras. Selanjutnya ya terserah alam saja yang akan mendaur ulang gabah-gabah itu…

images (23) Tetap eling lan waspada, tetep nyuwun marang Gusti, agar beras yang bergizi segera bisa dinikmati bangsa ini🙂 …

https://sabdadewi.wordpress.com/2013/04/17/nurani-hentikan-kekerasan/

Rahayu… rahayu… rahayu…

***