Pamuji rahayu ❤

Dalam edisi Valentine ini, kami persembahkan Bunga Tiga Warna atau yang biasa disebut dengan Kembang Telon yang sarat akan filosofi dan makna 🙂 …

Kembang Telon adalah kumpulan bunga yang terdiri dari tiga macam bunga, yakni bunga mawar, bunga kantil dan bunga kenanga.

Telon berasal dari kata Telu (Tiga), konon dengan harapan agar meraih Tiga kesempurnaan dan kemuliaan hidup (Tri Tunggal Jaya Sampurna) yaitu Sugih Banda, Sugih Ngelmu, Sugih Kuasa (Kaya Harta, Kaya Ilmu, dan Kaya Posisi).

Namun begitu, kembang telon juga memiliki makna lainnya yang tidak saja bersifat material tapi juga spiritual, nasihat bijak dalam tradisi Jawa sering menekankan pentingnya keselarasan antara apa yang ada di dalam dan yang di luar… “Tiga Harus Seimbang”… Adapun tiga hal tersebut adalah Pikiran, Ucapan, dan Perbuatan.

Apapun itu, Makna filosofi kembang yang sejatinya adalah agar supaya kita semua senantiasa mendapatkan dan memiliki “keharuman”… yaitu keharuman Raga, Pikiran dan Jiwa.

1) Mawar adalah dari kata “ Tawar” alias ‘Tulus’ yang memiliki arti agar kita selalu memiliki hati tanpa pamrih atau ketulusan dalam berbuat suatu kebaikan.

2) Kantil artinya “Lengket”, Bunga kanthil berarti pula adanya tali rasa, atau tansah kanthil-kumanthil, yang bermakna pula kasih sayang yang mendalam tiada terputus.

3) Kenanga bermakna “Mengenang”, Kenanga, kenang-ana. Agar supaya kita selalu mengenang leluhur, yang telah mewariskan pusaka pada kita berupa benda-benda seni, tradisi, kesenian, kebudayaan, filsafat, dan ilmu spiritual yang banyak mengandung nilai-nilai kearifan dalam hidup.

Cara bermeditasi atau berdoa dengan sarana kembang kum :

~Kum atau rendam bunga tiga warna (jumlahnya sesuai selera) dalam gelas atau baskom.

~Nyalakan lilin dan dupa di dekat kembang jika suka.

~Bermeditasilah dengan kejernihan dan ketentraman jiwa, selama 5-15 menit atau lebih atau sesuka hati, panjatkan doa untuk kebaikan dan untuk hal yang baik-baik saja.

~Setelah selesai berdoa dan bermeditasi, minumlah air kembang tersebut sedikit saja atau sampai habis, air kembang kum tersebut bisa juga di gunakan untuk membasuh muka, atau campuran mandi dan atau di percikan ke penjuru ruang dan halaman jika perlu.

*Jika tak ingin meminumnya atau menggunakannya, cukup kembang kum tersebut di taruh di kamar atau ruangan semalaman karena air kembang ini dipercaya bisa membantu menyerap energi positif dari alam bagi sukma 🙂 …

Desa mawa cara, Negara mawa tata

Ada pula versi kembang telon yang lainnya, yaitu terdiri dari: Mawar, Melati dan Kenanga. minus Kanthil karena ada sebagian orang yang tidak suka bunga Kanthil yang bermakna selain ‘Ilmu Kanthi Laku’, maknanya juga bisa berarti ‘Kumanthil’ atau selalu lengket/ raket-rumangket.

4) Melati, artinya “Melat sak jeroning Ati” atau Dalam berucap dan berbicara hendaknya selalu mengandung ketulusan dari hati nurani yang paling dalam, tidak asal bunyi dan asal-asalan. Makna filosofisnya bahwa setiap orang yang melakukan segala kebaikan hendaklah melibatkan hati, jangan hanya dilakukan secara ragawi saja.

Monggo, bisa di pilih versi kembang telonnya mana yang lebih di suka, Desa mawa cara, Negara mawa tata.

Selamat hari kasih sayang setiap hari 😉 …

Rahayu 3x ❤ …

***