Kitab Wanita

Seandainya Kitab Suci-ku Ditulis Wanita

https://dongengbudaya.wordpress.com/

wall-FreeGreatPicture.com-30288-female-charactersPenulis: Wage Rahardjo

Entah kenapa bulan ini siMbah sangat senang berandai-andai. Andai kelahiran dan kematian bisa dipilih, andai aku jadi orang kaya, sampai andai-andai gila yaitu andai aku punya 10 istri !! Asem !!

Tapi gara gara membayangkan tentang perempuan alias wanita, akhirnya lamunan siMbah berakhir pada satu khayalan yang tidak kalah konyolnya: “Apa ya yang terjadi kalau seandainya kitab suci-ku dibuat oleh golongan perempuan?”. Berbagai kemungkinan yang akan terjadi yang muncul di kepala siMbah kurang lebih sebagai berikut:

Filosofi dan Ajaran

Seandainya kitab suci ditulis oleh wanita, maka isinya akan didominasi dengan ayat masak memasak, cara membuat kue, merangkai bunga ataupun cara mengasuh anak. . . . . .

Kedudukan pria dan perempuan

Wanita kedudukannya menjadi lebih tinggi dari pria. Ah, itu pasti ! Pemimpin agama yang sebelumnya nyaris diharamkan untuk wanita dipastikan kondisinya akan berbalik. Tuhan yang selama ini sering dikonotasikan dengan Bapak akan berganti menjadi Ibu. Memukul suami adalah sah sah saja dan suami harus nerimo dan pasrah . . . . . .

Konflik agama

Kerusuhan agama, yang biasanya diwarnai oleh aksi saling tusuk, saling jual beli pukulan ataupun ledakan petasan dipastikan akan berkurang atau bahkan ditiadakan diganti dengan adu perang mulut yang disertai dengan saling saling cakar atau saling jambak rambut.

Kalau korban bentrokan antar kaum pria umumnya keras, brutal dan memerlukan perawatan di rumah sakit atau bahkan tidak jarang berakhir di kantong mayat, sedangkan kalau konflik antar wanita, yaitu aksi saling cakar dan jambak rambut cukup diselesaikan di polikinik  dengan olesan obat merah.

Politik, sosial, ekonomi dan perbankan

Tatanan hidup bermasyarakat akan berpola Posyandu (pos pelayanan terpadu, ibu-ibu timbang bayi di kelurahan). Sistem pemerintahan negara akan diatur dengan pola ala organisasi ibu ibu PKK. Politik dagang sapi yang merupakan biang kerok carut marut politik akan diganti menjadi politik dagang pakaian (baru atau bekas), jual beli tas atau kosmetik.

Sistem perbankan konvensional dengan sistem bunga akan dihapuskan diganti dengan perbangkan sistem arisan, jadi diakhir penarikan semua orang akan dapat uang dengan catatan si pengurus kagak kabur di tengah jalan. Ya tentu saja, ajaran setengah dewa sekalipun kalau pelakunya setengah kuntilanak ya sama saja. . . . . . .

Eco Life

Kehidupan Eco atau dekat dengan alam akan menjadi ritual penting. Mungkin pembaca bingung, apa hubungannya wanita dengan ekologi? Ya, tentu saja ada. Bumi dan alam identik dengan wanita. Hal ini tampak jelas dari beberapa istilah seperti  Ibu Pertiwi dan di budaya baratpun dikenal istilah Mother Nature. Jadi alam dikonotasikan dengan ibu atau wanita. Jadi perusakan alam, pembakaran hutan, pencermaran lingkungan dll mendapatkan hukuman super berat kalau dilanggar dan diabaikan.

Swasembada pangan

Di negeri ini, swasembada pangan khususnya beras sepertinya bukanlah hal yang penting. Semasih bisa diimort ya import saja. Ini adalah kebijakan yang berbahaya! Nah, kalau seandainya kitab suci ditulis wanita maka sekali lagi kemungkinan besar hal ini tidak akan terjadi. Kenapa? Karena posisi Dewi Sri alias dewi padi yang notabene adalah wanita juga, akan ditempatkan pada posisi sangat terhormat, tidak luntang lantung mengungsi dan mencari sesuap nasi jadi pembantu rumah tangga ke negeri orang seperti sekarang ini.

Ah, sepertinya bagian ini tidak terlalu menarik untuk kebanyakan orang. Sepertinya bahasa berikut di bawah ini lebih menarik…..

Tata cara berpakain

Dalam hal berpakaian, kaum pria harus berpakaian tertutup. Kemeja terbuka memperlihatkan bulu dada, celana pendek memperlihatkan betis dan bulu kaki jelas dilarang keras. Olah raga binaraga mempertontonkan otot merangsang syahwat wanita juga akan dilarang. Olah raga yang populer dan digalakkan kemungkinan adalah lompat tali atau mungkin juga sepak bola wanita. [Catatan: Saat ini posisi Indonesia di cabang sepak bola wanita menurut FIFA adalah rangking 68 dunia. Nyambung ndak ya?]

Perkawinan

Polygami dikecam dan dilarang keras sedangkan yang dianjurkan adalah polyandri !  Kemudian yang lebih konyol lagi . . . . . . .

  • 🙂 Stop Mbah !!! Hentikan !!!

Lho ?! Ada apa denganmu Nak?

  • :mrgreen: Aku rada ngeri nih membaca lanjutannya. Bagaimana kalau seandainya temanku si Jhony membacanya? Dia pasti akan marah besar karena Tuhan dan kitab sucinya dipermainkan. Teriak teriak sambil guling guling dan kemungkinan buruknya lagi, blog ini bisa diamuk dan dibakarnya! Aku jadi kehilangan tempat tongkrongan dong?

Semprul, siMbah juga tidak kalah bingungnya nih !!! Apa hubungannya dengan Si Jhony? Emang kitab suci-nya Si Jhony ditulis oleh siapa?

  • 🙂 Katanya ditulis oleh Tuhan Mbah….

Nah, itu dia masalahnya. Coba deh dibaca sekali lagi judul tulisan di atas, sepertinya sudah sangat jelas menyebutkan kata kitab suciKU. Lha, emang kenyataannya emang dibuat oleh manusia koq. Emang kenapa kalau dibuat oleh manusia? Mau ditulis oleh pria, wanita, dewa, manusia atupun Kuntilanak sekalipun, sepanjang mengajarkan hal baik dan hidup damai ya berarti sudah memenuhi syarat untuk dibaca.

Kitab asli, palsu, editan atau revisi juga kagak penting. Kitab tidak lebih dari BUKU doang yang berisi untaian kata indah yang tidak akan menghantar Sampean ke surga kalau cuma dibaca dan dihafal doang tanpa diikuti dengan Prilaku. Apalagi kalau cuma dibangga banggakan, tebal-tebalan dst lebih kagak berguna lagi.

🙂 Okey deh Mbah, sepertinya sih jelas. Sekarang dari tulisan yang sudah ditulis di atas, apa KESIMPULANnya Mbah?

Kesimpulan? Sinting apa Sampean. Tulisan abal abal, apanya yang mau disimpulkan? wakakakakaaakkk…………….

10 thoughts on “Kitab Wanita”

  1. Hwa hwa hwa……

    Ngakak sampe njungkel-njungkel membaca tulisan SEANDAI-nya versi ubul-ubul iki mbah Wage…..

    Suatu hal yang akan membuka pola pikir yang lebih luas….
    (kalau mau menerima seh..)

    Perempuan di Surga akan ‘mendapatkan’ bidadara-bidadara yang PERKASA dan bersenjata meriam laras panjang!!!

    Wakakakakakak……….

    Replay:

    Jiahahahaha:mrgreen: ….

  2. wage rahadjo said:

    Salam kenal dan hormat untuk Sdr Ngwäng. Kentarnya lucu Bang bikin terkapar

    • Wakakakaaakk simbaaahh😀 ….

      Kang Ngwang, teman-teman dan saya tak henti-hentinya tersenyum-senyum simpul sehabis membacanya ^_*.

      Two thumb up, top markotop artikelnya, bahkan hanya dalam waktu 10 menit pertama saya postingkan di FB, ‘kitab suci’ ini sudah di share sebanyak 22 kali !! oleh para sahabat dumay (dunia maya).

      Thank you so much mbah, it is trully brilliant satire jokes and it`s everlasting, what an unforgetable gift from you (-r thought) … We were like it so much, I adore this favorite article of all times!🙂 …

  3. Luar biasa mbah,,.. imajinasi anda🙂 salam hangat nusantara

    • Terima kasih. salam nusantara juga Mas Wangsa

    • @ Wager,

      Terima kasih juga buat simbah yang sudah berkenan hadir untuk saling asah asih asuh dalam rasa persaudaraan nusantara, suatu kehormatan bisa menjamu simbah di pendopo.

      Eniwey, jujur aslinya kami pingin menculik simbah sesekali, supaya blog bisa lebih gayeng dan ramai:mrgreen:

    • Nyulik orang itu yang cerdas dikit dong Nak. Kalau mau nyulik ya harusnya Ki Sabda Langit, BJ Habibie atau Ki Sondong Mandali, nah itu baru berkualitas.

      Kalau siMbah diculik ya percuma. ngabisin nasi doang. Kagak ada nilai jualnya sama sekali.

      • :mrgreen: … Nah itulah asyiknya nyulik simbah, seperti filosofi : ‘laris manis tunjung kimpul’, nasi habis karena simbah dan umatnya berkumpul. Semua topik dan artikelnya laris manis di baca sampai habis juga oleh pengunjung 😀 ….

  4. Sayangnya kitab suci selalu dibuat oleh laki-laki. Hehehe tulisan yg mencerahkan Mbah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s