Meditasi Bunga

~Hidup Dalam Sinar Keindahan~

Pamuji rahayu kagem poro pinisepuh, sederek lan sedoyo ingkang kinasih🙂 …

Meditasi bunga ini terinspirasi oleh tulisan Kanjeng Madi Kertonegoro dalam bukunya ‘Hidup Dalam Sinar Keindahan’ meditasi dengan media lilin, air dan bunga yang sudah pernah saya coba atau aplikasikan untuk diri sendiri.

Bagi yang tertarik, buku ‘Meditasi Bunga’ ini bisa di dapatkan di :

images12

RBg. Arya Bayu.
Yayasan Daya Putih,
Ubud, Bali.
Hp:08164733810

Baiklah akan saya tuliskan rangkumannya, Semoga bermanfaat dan bisa membantu mengatasi berbagai permasalahan dalam kehidupan yang kompleks ini, baik berupa karma yang bervariasi maupun semata untuk meningkatkan kesehatan, kebahagiaan maupun kecantikan.

imagescfm

MANFAAT MEDITASI BUNGA

– kita akan mengerti diri sendiri dengan lebih baik
– lebih mengenal potensi dari dalam diri
– tumbuh kesadaran untuk hidup lebih sehat
– bisa mengenali penyakit yang ada dalam badan sendiri
– hidup lebih indah dan bermakna
– memperbesar kekuatan positive dalam diri sehingga terjauh dari energi negatif
– Selalu tumbuh inspirasi dan kreative untuk mencari solusi permasalahan dari hidupnya
– lebih dekat dengan alam sehingga tanda-tanda alam bisa di baca dengan baik

WAKTU & PERSIAPAN MEDITASI

Waktu yang terbaik adalah pagi harus sebelum matahari terbit, atau sore hari setelah matahari terbenam, tengah malam ataupun sebelum tidur. Tetapi tiap orang akan mempunyai waktu pilihan masing-masing, pilih mana yang dirasa cukup nyaman.

Meditasi cukup skitar 20 menit, Sehari cukup sekali atau seminggu tiga kali, terserah saja. Yang penting bisa konsentrasi penuh. Banyak orang yang melakukan meditasi berkali-kali atau berjam-jam, tapi tidak ada kemajuan dalam perkembangan jiwa dan badannya. Itu karena mereka terlalu memaksakan diri. Mereka ingin secepatnya mahir dan bisa. Padahal meditasi adalah proses yang berjalan setahap demi setahap untuk mencapai harmonisasi badan,pikiran dan  jiwa kita. Meditasi hendaknya di lakukan dengan penuh kualitas berdasarkan kerinduan kepada Sang Maha Indah dan Sang Maha Bahagia. Untuk itu, mulailah bermeditasi dengan senyum yang merekah…

unduhan (5)

TEMPAT & SARANA MEDITASI BUNGA

Siapkanlah tempat meditasi yang bersih, nyaman dan tenang, bisa di dalam ataupun luar ruangan. Bila memungkinkan carilah tempat alami yang terbuka seperti di pinggir pantai atau dekat tempuran-pertemuan antar 2-3 sungai, di antara bukit, di tepi danau dsb. tempat semacam ini akan lebih bagus karena energi murni di skitar situ berlimpah. Namun yang perlu di perhatikan adalah senyaman, tenang dan sebersih mungkin dan tidak membahayakan kita, misal tidak dekat/ di bawah aliran kawat listrik tegangan tinggi hindari tempat yang tiupan anginya kencang. carilah cuaca yang ideal, bila mendung tebal, hujan deras dan suara petir bersahut-sahutan, tunggulah sampai cuaca menjadi tenang, barulah mulai bermeditasi bunga.

imagesbd

Siapkanlah sekuntum atau beberapa bunga, bunga  apa saja yang kita sukai/ sayangi, yang ada dalam memory kita ataupun bunga yang ada dalam sepanjang perjalan hidup kita. segelas air dan nyalakanlah lilin. Bunga melambangkan keindahan, air keseimbangan hidup dan energi yang bersifat bersih, api melambangkan daya hidup. Usahakan tempat bunga, lilin dan air setinggi dada kita, sehingga muka kita tidak menunduk dalam melihatnya. Untuk membuat suasana lebih nyaman bisa menghidupkan ratus, kemenyan atau incence stick/ aroma therapy. Pilihlah dupa yang baunya tidak menyengat dan jangan membakarnya terlalu banyak karena bisa mengganggu pernafasan dan malahan menjadi tidak efektif dalam bermeditasi. Bisa juga di iringi musik yang lembut atau tidak sama sekali atau suara alam saja.

CARA MEDITASI BUNGA

1. Duduk bersila atau duduk di kursi, yang penting nyaman. Duduklah dengan tulang punggung lurus dan kepala tegak seolah-olah ubun-ubun kita menyentuh ke langit. Tangan letakkan di atas paha, jari jempol dan telunjuk saling menyentuh membentuk simbo O. Sikap tangan ini adalah agar perputaran energy dalam tubuh menjadi lancar dan sikap ini harus di pertahankan sampai meditasi selesai.

imagesadedit1

2. Lakukan pernafasan pranayama/ sutra yang ringan. Perlu di latih secara khusus, pernafasan tehnik perut. Ketika menarik napas, perut di kembungkan sedikit, ketika mengeluarkan nafas, perut di kempiskan. Hendaknya di lakukan secara santai, normal, alami dan halus. Seni pernafasan yang baik ini juga akan membuat karakter kita menjadi penyabar dan mudah mengontrol emosi. Dan ini yang di namakan pernafasan yang mengandung ‘daya hidup’.

3. Pada saat kita melakukan pernafasan pranayama ini, mata kita setengah terbuka dan setengah tertutup, ciptakan pandangan mata yang teduh. Konsentrasikan bawah telinga kita selalu mendengarkan pernafasan kita. Setelah itu pandang dengan lembut sarana meditasi yang ada di depan kita, resapi kejernihanya, resapi api hidupnya, dan resapi keindahan bunganya… lakukanlah hingga hingga hati terasa tentram, jiwa terasa tenang dan raga seperti ringan tanpa beban.

4. Lalu angkat kedua tangan kita, seperti bersembah/ sungkem, telapak tangan saling bertemu berhadapan dan letakkan di dekat dada kita beberapa saat, lalu tariklah nafas sedalam-dalamnya, pindahkan kedua tangan kita yang melekat ke wajah kita, di depan kening hidung dan mulut secara tegak dan lurus, kemudian hanturkan sembah do`a dan niat ingsun, berdoa sesuai bahasa yang akrab dalam diri kita, yang intinya sebagai berikut:

unduhan (3)

“Saya bernama…, lahir pada tanggal…, putri/putra dari bapak dan ibu…, dengan rendah hati saya melaksanakan meditasi bunga ini agar Gusti berkenan menghidupkan rasa keindahan dalam badan saya dan menghidupkan keindahan milikMU sehingga saya menyatu dengan sumber kebahagiaan”.

Setelah itu kembalikan posisi tangan dalam sikap meditasi.

5. Dan lanjutkan kedalam tahap berikutnya, setelah berdoa, lalu bayangkanlah bahwa badan kita berubah menjadi bunga yang semakin lama bunga itu semakin membesar dan bersinar cemerlang. Bunga yang kita bayangkan bisa bunga apa saja, bunga yang kita sayangi, yang ada di dalam memory kita, ataupun bunga yang kita peroleh di sepanjang perjalanan. Penghayatan atau internaslisasi ini dipertahankan sampai meditasi berakhir, sinergikan dengan pengaturan nafas.

imagesyfedit1

6. Sambil melakukan internalisasi atau penghayatan bunga dan menjaga pernafasan dengan baik, seiring keluar masuknya nafas, ucapkanlah dalam hati atau mantra-mantra/ do`a-do`a sesuai kepercayaan masing masing atau tidak berdo`a sama sekali untuk mengosongkan pikiran. Rasakan bahwa ketika menarik nafas, seluruh energi alam memasuki badan kita. Nikmati kenikmatan bernafas itu dengan penuh kebahagiaan… dan yang ada hanya sunyi.

7. Setelah itu telapak tangan di buka, selanjutnya, serahkan diri kepada Sang maha Indah, dengan rendah hati pasrahkanlah jiwa dan raga pada Tuhan, dan ucapkanlah do`a/ mantra yang intinya seperti berikut:

“Saya berserah diri kepada Tuhan dan mohon di Anugrahi keindahan dan Kebahagiaan sejati dalam hidup saya”

8. Rasakan suasana sangat hening mincul dari dalam dan luar tubuh kita. Suasana ini sangat indah, sulit di gambarkan lewat kata-kata.

9. Setelah kita merasa cukup, lalu ucapkan terima kasih dalam hati kepada diri anda sendiri, alam sekitar, orang tua, guru spiritual anda bahwa anda sudah bisa melaksanakan meditasi bunga dengan baik, lalu lepaskanlah semua konsentrasi, bersantailah. Sikap duduk bisa di rubah dan kendorkanlah seluruh otot-otot dalam tubuh.

imagescm

10. Setelah itu ucapkanlah di dalam hati ungkapan rasa kebahagiaan kita dalam hidup ini, ucapan ini bebas dan setiap saat bisa berbeda, singkat maupun banyaknya tak di batasi, misalnya :

“Saya sungguh bahagia karena saya di berikan kesehatan yang prima, saya berbahagia karean anak-anak saya selalu menyayangi saya, saya bahagia karena tugas pekerjaan saya bisa selesai dengan baik… dll”

11. Setelah itu minumlah sebagian air yang ada di hadapan kita dan basuhkan ke wajah dengan air itu. karena air itu sudah penuh dengan energi keindahan dan kita akan merasakan hal yang berbeda ketika minum air hasil meditasi ini.

12. Air ini juga bisa kita berikan kepada keluarga atau rekan untuk di minum atau di basuhkan ke wajah. Inilah yang di sebut oleh orang-orang kuno dengan minum air ‘tirta nirmala’ air yang memiliki kekuatan kasih serta air sakti yang berguna untuk mengusir black magic/ ilmu hitam.

imagessi

Dengan demikian Meditasi Bungapun selesai.

Perlu di ingat, dalam bermeditasi kita tidak boleh mengharapkan sesuatu atau membayangkan sensasi-sensasi yang akan muncul, tetapi kita harus dalam keadaan kesadaran yang tinggi, sehingga tubuh kita di penuhi oleh mantra atau do`a dan sinar keindahan.

Dalam meditasi bunga, puncak dari meditasi adalah kepasrahan, dimana kita berserah diri kepada yang maha Indah, rendahkanlah hati kita dan pasrahkan dan serahkan diri sepenuhnya kepada NYA. Itu adalah perwujudan bakti kita yang paling utama terhadap pemilik kehidupan ini. Itu akan menyambungkan diri kita dengan sinar keindahan yang demikian lembutnya dan tak tampak oleh wadag.

Bila selama menjalankan meditasi bunga ini kita mengalami mimpi yang aneh-aneh, jangan takut, itu adalah masa transformasi menuju tingkat spiritual yang lebih tinggi. Untuk itu, siapkanlah bunga yang telah kita rendam air beberapa jam sebelumnya, yang bisa kita pakai untuk mandi dan keramas.

imagesbdg

Keberhasilan dalam bermeditasi adalah berkah dari kesetiaan kita dalam meniti jalan keindahan ini. Manfaatnya tentu akan di rasakan perlahan-lahan. Meditasi bisa di katakan berhasil jika kita sudah mencapai titik kesadaran tertinggi, yaitu merasakan keheningan yang luar biasa dan merasakan kebahagiaan yang tak dapat di di terjemahkan lewat kata-kata…

Dengan berlatih meditasi ini, kita bisa mengendalikan indra, pikiran maupun naluri kita. Karena itu, berlatihlah terus, jadikan ini sebuah tradisi baru dalam kehidupan kita🙂 …

“Selamat Bermeditasi Dan Semoga Selalu Hidup Di Dalam Sinar Keindahan”

***

28 thoughts on “Meditasi Bunga”

  1. Mantab mbakyu Dewi,
    media yang dipakai cukup signifikan,
    memang ada beberapa media yang bisa dipergunakan.

    Matur sembah nuwun sampun kersa berbagi,
    mengingatkan akan sesuatu yang hampir terlupakan….

    Semoga seluruh makhluk berbahagia…

    • @ Ngwäng,

      Maturnuwun, injih meniko kulo nggih tasih belajar, setelah mendapat bukunya, baru saya coba beberapa kali saja, memang terasa getaran energinya🙂 …

      Saya suka sekali aroma bunga yang di kum di gelas tidak lebih dari 15 menit saja, aromanya masih segar dan alami (kalau terlalu lama di kum rasanya pahit dan getir), rasanya seperti infusion tea, terkadang tidak selalu di barengi dengan meditasi, dan bunga yang pernah saya pakai/ kum di gelas selain kembang setaman seperti mawar, melati, kenanga dsb/ terkadang saya campur, kadang kamboja bali/ jepun, jempiring, sedap malam, tapak dara juga krissan kuning yang kesemuanya itu memang ada manfaatnya untuk kesehatan.

      Sebenarnya meditasi bunga ini cukup effektif untuk kesehatan secara holistik, sayangnya saya ini tidak rajin/ disiplin mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, hanya kalau ada mood saja atau krenteg dalam hati… Nah, kalau di sharingkan begini kan nanti kita jadi bisa belajar bersama-sama, juga siapa tahu nanti ada yang mengingatkan “sudah meditasi bunga, belum?”😉 …

      Salam bunga,

      Dewi

  2. ibu Siu Kim ... said:

    makasih DEwi yg cantik yg pinter biar tambah wawasan .. bu kim yg suka meditasi biasanya cuma ditemani dupa 3 batang .. krn di rmh bu kim jauh banget klo cari bunga .. klo di rmh bu kim yg lama .. setiap hari mandi kembang karena yg jual kembang hanya berapa langkah dr rumah .. tp nanti klo mau medi tasi bu kim bisa beli .. paginya .. bu kim suka medi nya tengah malam .. makasih ya Dewi ..tambah pengetahuan baru .. nih bu kim nya ..

    • Sugeng enjang @ Bu Kim Sayang,

      Maturnuwun sami-sami bu, kita semua juga bisa belajar bersama-sama🙂 …

      Oh ya bu, bunganya tak harus kembang setaman, tetapi juga bisa bunga yang lainnya, seperti bunga sepatu dan lain sebagainya yang menurut kita suka dan ada manfaatnya. kebetulan di sini tren minum bunga alami, seperti air rebusan bunga sepatu merah, air rendaman bunga mawar dsb, bahkan minuman ini sudah masuk ke kelas cafe vegetarian atau restauran organic, harganyapun cukup menguras kocek untuk sekali menikmatinya, tentunya akan jauh lebih hemat jika kita bisa membuatnya sendiri di rumah, apalagi kalau kita memiliki tanaman potnya sendiri.

      Menyalakan dupa memang bagus untuk aroma terapi, bisa mengurangi tensi kepenatan kita sehari-hari juga bisa menghilangkan energi negatif di sekitar kita, dan semoga semua mahkluk berbahagia🙂 …

      Salam damai,

      Dewi

      • Wong Gunung said:

        Salam kenal Ibu Dewi:

        Sharing meditasinya luar biasa dan bagus sekali.
        Mohon ijin untuk mencobanya.
        Maturnuwun…..Rahayu….

      • @ Wong Gunung,

        Maturnuwun, selamat datang di pendopo dan salam kenal juga🙂 …

        Monggo dipun cobi, selamat bermeditasi bunga dan semoga selalu hidup dalam sinar keindahan🙂 …

        Salam indah,

        Dewi

  3. Pagi, mbak…

    Airnya selain mengusir yang berbau magic, bisa untuk hal lainnya, misalnya pikiran negatif dll?
    Saya pernah dengar, katanya meditasi bisa membuat kulit halus? Apa iya, mbak? Kalau inner beauty, OKlah. Tapi kalau kulit halus kok ga dong saya.
    Mbak, setelah sering melakukan meditasi, kalau mimpi kok berasa nyata ya? Beda dengan sebelum saya kenal semedi/meditasi/matiraga dll. Tapi mimpinya mimpi biasa, bukan mimpi yg bermakna/gimana. Cuma saya merasa beda aja.Terima kasih.

    Salam gulo jowo

    • Sugeng siang Mbak Gigi,

      Meditasi bunga serta meditasi senyum bisa menghilangkan energi pikiran negatif, that`s for sure🙂 …

      Alam mimpi adakalnya masuk kedalam alam bawah sadar, sehingga kita menjadi lebih lantib, sensitif dan waspada akan respons alam.

      Tentang Kulit halus apakah ada hubungannya dengan meditasi?… Dalam sebuah penelitian, kehidupan yang menguras pikiran dan perasaan bisa meningkatkan kadar kortisol, si hormon stres, yang bisa mengurangi produksi kolagen, akibatnya kulit menjadi kendur.

      Dan penelitian menunjukkan meditasi sangat baik untuk menurunkan kadar kortisol. Bahkan meditasi selama 5 menit bisa membantu menenangkan hati. duduk di tempat tenang lalu tutup mata, kita berkonsentrasi pada pernapasan.

      Jangan lupa juga untuk rajin mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C ya, vitamin C punya fungsi penting dalam produksi kolagen yang bagus untuk kesehatan dan kehalusan kulit.

      Salam cantik🙂 ,

      Dewi

  4. Ada yg lupa, mbak🙂

    Kalau ada yg kelewat/lupa langkah2 meditasi bunga/garba kosmik ga papa? Soalnya belum apal step2nya. Apa tiap meditasi bisa punya tujuan yg berbeda2? Thanx

    salam gulo jowo

    • Dear Gigi,

      Santai, tenang dan relax saja untuk belajar meditasi garbha cosmic. pertama kali dulu saya belajarnya juga pelan-pelan karena belum hapal step by stepnya, jadi selalu membawa buku.

      Ulangi terus hingga benar-benar pas urutannya, karena meditasi garbha ini jika kita salah menempatkan posisi telapak tangan kanan dan kiri maka energi juga tidak akan sinkron. kunci dari meditasi garbha adalah keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan🙂 …

      Salam meditative,

      Dewi

  5. Terimakasih, mbak. Susahnya meditasi bagi saya konsentrasi dan sabarnya. Maunya cepet/langsung jadi, ga peduli sama prosesnya.

  6. Terima kasih yang sebanyak2nya hanya tuhan yg memberi balasan…..saya diijinkan membaca ini….. saya sudah lama sekali mencari tuntunan untuk bermeditasi dan saya diberi kesempatan membaca ini Tuhan Maha Kasih

  7. mantaf mbak🙂

    • Arya Bayu said:

      Dear Dewi,
      Rahayu.
      Sumber Meditasi Bunga ini ditulis sebagai ajaran oleh Mahaguru Meditasi Bunga yaitu Kanjeng Pangeran Adiproyo Sumadi Kertonegoro yang kini bermukim di Ubud, Bali, dan sudah diterbitkan dalam bentuk buku oleh Penerbit Daya Putih th 2008 ISBN 978-979-18333-2-5, dan tiba-tiba oleh Dewi di copy paste dan dimasukkan didalam web ini tanpa seijin atau sepengatahuan pengarangnya.

      Akan sangat bijak dan penuh tatakrama bila Dewi mencantumkan nama mahaguru Meditasi Bunga ini agar sebagai orang timur bisa menghargai karya para kawi yang telah menurunkan ilmu tsb.

      Sangat disayangkan bila tiba-tiba seorang Dewi menghilangkan/menggelapkan sumbernya selaku pemilik Copy right.Toh dengan mencantumkan sumbernya, nama Dewi tidak akan berkurang.

      Hormatilah para guru-guru spiritual di Nusantara ini.

      RBg.Arya Bayu.
      Yayasan Daya Putih,
      Ubud, Bali.
      Hp:08164733810

      • Sugeng rawuh @ Mas Arya Bayu,

        Maturnuwun atas perhatiannya, inggih betul saya terinspirasi setelah membaca buku Kanjeng Madi Kertonegoro, bahkan sebelum saya memuatnya di blog ini, saya pernah menuliskannya di komentar blog pinisepuh dengan prakata:

        “Meditasi ini terinspirasi oleh buku yang ditulis oleh kanjeng Madi Kertonegoro’…

        Mohon maaf sebelumnya, saya kembali mengingat flashback pertama kali saya berkenalan dengan meditasi dengan media bunga, lilin, photo guru, tatacara sungkem saat bermeditasi dsb di Surabaya yang di selenggarakan oleh ‘Sri Chinmoy Foundation’ pada th 1999, dari situ sempat saya berkenalan dengan beberapa muridnya, dan saya sedikit banyak mendapatkan pengetahuan tentang meditasi bunga. yang menurut saya ritual ini ‘mirip’ dengan meditasi bunga daya putih yang bukunya baru saya dapatkan 3 th silam.

        Dibandingkan buku meditasi bunga produk luar yang berbahasa inggris, saya lebih tertarik tulisan Kanjeng Madi karena lebih luwes bahasanya dan mudah dimengerti, bahkan saya tambahin saya poles dengan kalimat untuk kecantikan segala. dan sekarang kebetulan sekali ada murid ‘Daya Putih’ hadir disini, maka saya ingin menanyakan, apakah benar ini ciptaan asli kanjeng Madi Notonegoro sendiri? ataukah beliau terinspirasi oleh yang lainnya juga?…

        Saya tidak berpikir ingin menggelapkan apalagi mengambil keuntungan, sebaliknya saya ingin memperkenalkan meditasi bunga ini pada semua pengunjung oleh karena keunikan dan keindahannya, hanya saja saya mungkin tidak memiliki akses minta ijin karena belum berkenalan terlebih dahulu, selain ini memang murni ‘kebodohan’ saya. dan ini adalah pengalaman yang berharga bagi saya pribadi agar lebih hati-hati dan tidak seenaknya menyebar luaskan tulisan orang lain.

        Terima kasih atas tegurannya, dengan senang hati saya akan mengedit prakatanya, sekalian nomer telepon njenengan saya cantumkan diatas, supaya para sederek lan pinisepuh bisa memesannya sendiri, dan ini adalah khabar yang sangat menggembirakan, bisa berkenalan langsung dengan si empunya penulis meditasi bunga🙂 …

        Salam karahayon,

        Dewi

  8. CATATAN TEBAL

    Puncak laku seperti tiada, sebenarnya ada
    Berkarya tidak ingin dikenal dunia
    Itulah dia sang pencipta sebenarnya
    Itulah manusia Jawa lama

    Sudah tahukah seberapakah kita
    Duhai kawan kaca benggala sudah ada
    Mematutlah kita pada perilakunya
    Pesan kuat sudah ada

    Berkata Jawa
    Gagahlah rupawan layaknya udara
    Berbilang kata teurai
    Cepatlah sadar sampai dimanakah kita

    ” smile bird ”

    Nb buat semua
    :
    ” Tajamkanlah jiwa
    Beningkanlah rah dlm raga
    Heningkanlah fikir
    Tenangkanlah jiwa
    Hindarilah meniru kata manusia lainnya
    Kata kata kan terwujud dgn sendirinya ”
    Itulah parameter kau sudah tahu , kenal dan menyatu dgn TUHANMU
    Akhirnya kau tahu ada dimanakah posisimu

    Semoga BAHAGIA untukmu semua

    ” keep smile “

  9. Setelah saya search di perpustakaan google, Meditasi Bunga sebenarnya dapat kita temukan di banyak negara dan dalam banyak guru maupun versi. dari ajaran hindu atau budha, dari daratan India atau China hingga aliran kebatinan atau Kejawen.

    Jika di ibaratkan meditasi itu menu makanan dan bunga itu rawon, maka kita bisa belajar memasak rawon sendiri atau dengan bimbingan koki/ guru, dan lalu menyajikannya dengan pelengkapnya sesuai selera kita.

    Sayangnya tidak semua orang bisa memasak menu rawon yang njlimet dan penuh kesabaran dalam mengelolah hidangan yang satu ini. begitu dia enak dan cocok di lidah/ hati maka akan semakin populer dan terkenal. maka rawon tidak saja identik dengan masakan jawa timur tetapi orang luar jawa atau manca pun bisa mencicipi dan membuatnya secara global.

    Maka dimana-mana dapat kita temukan menjamurnya pondok/ depot rawon yang fenomenal antara kreasi ala si A, B, C, D dst…

    Sebagian ada yang menuangkannya dalam bentuk buku atau CD demo masaknya, sebagian ada yang biasa saja dalam memasaknya untuk makanan sehari-hari dalam kualitas/ sekelas rumah tanggah atau hanya disajikan pada saat-saat acara istimewa saja, namun sebagian ada yang lebih cerdik dengan mematenkannya. Ya, dengan hak paten kita bisa menghargai keauntetikan kreasi seseorang dalam menyajikan rawon tsb.

    Masalahnya hingga sekarang, tidak seorangpun yang bisa menyebutkan siapakah penemu resep masakan rawon yang pertama kalinya ?

    Begitupun dengan meditasi bunga ini, siapakah yang pertama kali menemukannya ?

  10. Arya Bayu said:

    Dear Dewi,
    Rahayu wilujeng,
    Terima kasih penjenengan sudah merevisi blog tentang MEDITASI BUNGA, walaupun :
    1. Nama Kanjeng Madi Kertonegoro ditulis dengan nama Kanjeng Madi Notonegoro. Tetap saja berbeda.
    2.Pernyataan bahwa tulisan Meditasi Bunga itu ter-inspirasi oleh….. dst, lebih aprresiatif (dan jujur mengakui,) bila langsung saja ditulis “Diambilkan dari Buku Meditasi Bunga yang dikarang oleh Kanjeng Madi Kertonegoro”. Untuk Dewi, beliau memperkenankan buku tsb ditaruh di blog Sabda Dewi kok, karena untuk pencerahan bagi pencari kebaikan.
    3.Buku Meditasi Bunga adalah buku asli karya Kanjeng Madi Kertonegoro.Sebelumnya buku ajaran untuk para kejawen tersebut ada dalam bahasa jawa berjudul SEMEDI PUSPA TAJEM Urip Ing Alam Kaendahan, terbit 2008 ISBN 978-979-18333-5-6.
    4.Sejak Februari 2014 Kanjeng Madi Kertonegoro telah menjadi Pendeta Hindu dengan abiseka/gelar : Ida Bhawati Kangjeng Dhaksa Kertonegoro Guru Panembahan Jawi. Ditasbihkan di Griya Agung Bangkasa, Badung Bali oleh Ida Pandita Nabe Siwa Putra Peramadhaksa Manuaba. Sehingga nama panggilannya menjadi Ida Panembahan Jawi.
    5.Terima kasih sudah merespon tulisan kami dan untuk lebih mengetahui tentang Kanjeng Madi bisa buka youtube:daya putih.
    6.Salam rahayu dan sukses untuk panjenengan dalam mengembangkan budaya jawi dan menampilkannya secara universal.

    RBg.Arya Bayu.

    • Sugeng dalu @ Arya Bayu,

      Oh inggih, pangapunten ingkang kathah kangmas Arya, sampun kulo edit maleh wau.

      Ya begini ini lho, kalau adminnya cewek, kadang suka nglamun terus ndlewer sampai kadang-kadang lupa mengabaikan nulis yang bener😉 … he he he…

      Maturnuwun sanget atas kepercayaannya, salam sungkem saya untuk beliau, suatu kehormatan bagi blog yang baru seumur jagung ini di perkenankan mempostingkan meditasi bunga dalam rangka mengembangkan budaya jawa dan menampilkannya secara universal oleh yang mulia Bapak ‘Ida Bhawati Kangjeng Dhaksa Kertonegoro Guru Panembahan Jawi’ pencipta meditasi ‘Puspa Tajem’. Semoga Gusti dan Alam semesta merespons kebaikan hati beliau.

      Terima kasih telah memaafkan keteledoran saya, dan mohon bimbingannya juga untuk kami semua🙂 …

      http://www.youtube.com/results?search_query=daya+putih

      Selanjutnya, sekiranya kita bisa saling sharing lagi, Maturnuwun.

      Salam hangat,

      Dewi

  11. TAPAK TILAS

    Guyub rukun agawe Santosa

    ” MA GA BA THA NGA ”
    ” PA DA JA YA NYA ”

    Fexibility

    Udara bisa menyatu dgn apa saja
    Puncak laku tirulah udara
    Berkarya mulia but nama pribadi tidak ingin dikenal dunia
    Itulah karakter Ksatriya sejati
    Berkarakter layaknya udara
    Gagah Rupawan layaknya Udara
    : G A R U D A
    Itulah asal usul kata, vocab, sign, simbol Garuda ada dimana mana di dunia
    Disitulah eyang, tetua, bahari, datuktua, ulun, pikulun, priyagung Jawa melanglang Buana

    ONE FOR ALL IN THE WORLD
    Keep smile, cool n wise
    Peacefully

  12. Artikelnya sangat menarik, terima kasih gan salam kenal🙂

    • @ Bungahias,

      Maturnuwun sami-sami dan salam kenal juga, semoga artikelnya bermanfaat, dan tidak lupa kita ucapkan terima kasih juga kepada Kanjeng Madi Kertonegoro penulis buku meditasi bunga ini🙂 …

      Salam bunga,

      Dewi

  13. wibawa terapi said:

    salam kenal

  14. Aduh..duh….Tergelitik juga rasa hati ini…akan SOAL MEDITASI BUNGA. jadi inget olahan makanan TEMPE makanan ini buatan asli anak Indonesia, …Tapi yang dapat hadiah NOBEL PENGOLAHAN TEMPE malah ORANG JEPANG, tolong Jeng dipaparkan Soal Tempe dan Orang Jepang.
    Maaf yaa…., Ilmu yang bermanfaat itu yang dapat bermanfaat buat orang lain, dan tanpa PAMRIH,
    Salam tanpa pamrih.Jelas dari saya….Mujiarto

    • Sugeng enjang @ Bpk Mujiarto,

      Whehehehe…. dari meditasi bunga terus menjurus ke tempe dan mampir ke Jepang😉 …

      Iya benar, beberapa tahun silam saya juga membaca berita dipatenkannya bahwa tempe buatan/berasal dari Jepang. sungguh benar-benar ini merupakan berita negative yang membuat kita semua prihatin. namun disisi lain segi positivenya adalah sejak saat itu kita semakin ‘terpacu’ untuk lebih menghargai produk dan karya cipta anak bangsa sendiri, kita bisa belajar dari klaim dari Jepang atau Malaysia sekalipun, agar kasus semacam ini tidak terulang lagi. sehingga selain ada rasa kebanggaan terhadap produk negri, kitapun semakin gencar untuk mendaftarkan hak cipta karya negri sendiri supaya tidak di ‘serobot’ bangsa lain🙂 …

      Salam senyum,

      Dewi

    • Maturnuwun @ pak Muji,

      Melanjutkan sentilan ‘tempe made in Jepang’… saya ingin sedikit meneruskan tentang ‘meditasi bunga’…

      Sebenarnya saya juga sempat berpikir bahwa meditasi bunga ini asli budaya Nusantara jauh sebelum bersinggungan dengan ‘Hindu’… namun ketika ia di klaim oleh si A, B, C atau D sebagai ‘pencipta’ nya, seklipun si ABCD tsb adalah anak negri sendiri, maka akan menjadi suatu yang rancu dan kekanakan.

      Akan terasa lebih bijaksana jika yang bersangkutan juga menuliskan kata ‘terinspirasi’ dari ajaran leluhur, tanpa mengeklaim bahwa leluhur tsb adalah dari trah ini itu, bukankah leluhur adalah cikal bakal generasi yang universal🙂 …

      Rahayu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s